Wednesday, September 23, 2026

Penyadaran Masyarakat Tolak Politik Uang di Pilkades, Upaya Bawaslu Blora Bersama Dinas PMD

INFOKU, BLORA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora mendorong penguatan kesadaran masyarakat untuk menolak politik uang dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). 

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam audiensi Bawaslu Blora dengan Dinas PMD, Rabu (16/9/2026).

Ketua Bawaslu Blora, Andyka Fuad Ibrahim menyampaikan, pengalaman Bawaslu dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada dapat menjadi pembelajaran dalam membangun demokrasi di tingkat desa.

Baca juga : Persiapan Pelaksanaan Pilkades 2026, DPRD Akan Panggil PMD

Salah satu upaya yang telah dilakukan Bawaslu Blora adalah membentuk Desa Anti Politik Uang (APU) di Desa Tutup, yang kemudian diikuti 18 desa lainnya sebagai desa pengawasan dan desa APU.

“Penyadaran masyarakat menjadi hal penting. Jangan sampai politik uang justru mematikan kesempatan bagi calon kepala desa yang memiliki kapasitas dan kemampuan, tetapi tidak memiliki sumber daya finansial yang besar,” ujar Ketua Bawaslu Blora.

Menurutnya, semangat menolak politik uang perlu dibangun bukan hanya ketika tahapan pemilihan berlangsung, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi di tingkat desa.

Sementara Kepala Dinas PMD Blora Yayuk Windrati,  menilai karakteristik Pilkades memiliki tantangan tersendiri karena hubungan antara calon dan pemilih berada dalam lingkup masyarakat desa yang relatif dekat.

Kondisi tersebut membuat praktik politik tidak selalu berbentuk pemberian uang secara langsung.

“Di desa, hubungan antara calon dan masyarakat sangat dekat. Bahkan tanpa politik uang, ada biaya sosial yang muncul, seperti tradisi menerima dan menyediakan jamuan bagi warga yang datang bersilaturahmi,” ungkap Yayuk Windrati, Kepala Dinas PMD Blora.

Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menjadikan pemberian maupun kedekatan dengan calon sebagai dasar utama menentukan pilihan.

Baca juga : Akhirnya 67 Persen Kades Baru Terpilih pada Pilkades Serentak Blora

Pemilih perlu melihat visi, misi, serta janji politik yang realistis.

“Yang paling penting, masyarakat jangan sampai salah memilih pemimpin untuk delapan tahun ke depan. Lihat visi, misi, dan janji politiknya, apakah realistis dan mampu diwujudkan,” tegasnya.

Bawaslu berharap, sinergi dengan Dinas PMD dalam membangun kesadaran politik masyarakat.

Pencegahan politik uang, penguatan netralitas panitia, serta pendidikan politik untuk mendorong Pilkades yang lebih demokratis dan menghasilkan pemimpin desa yang berintegritas. (Endah/KOM) 

Website : KLIK DISINI

 

Tuesday, September 22, 2026

Sambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Kodim Blora Gelar Bazar Murah

INFOKU, BLORA – Dalam rangka menyambut Hari HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro Tahun 2026, Kodim 0721/Blora menggelar bazar murah bagi masyarakat. 

Kegiatan tersebut digelar di halaman Makodim 0721/Blora, Jalan Pemuda Nomor 44, Kabupaten Blora, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan diawali dengan Zoom Meeting bazar bersama komando atas, dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Blora, Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Blora, serta masyarakat.

Baca juga : Demo MPPA Blora, Desak MBG Tak Ganggu Sekolah

Bazar murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.

Komoditas yang disediakan antara lain beras, gula, minyak goreng, dan telur.

Untuk beras, Kodim 0721/Blora menyediakan sebanyak 5 ton dengan harga Rp55.000 per kemasan.

Sementara itu, gula disediakan sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp17.000 per kilogram, minyak goreng sebanyak 300 liter dengan harga Rp15.000 per liter, serta telur sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp22.000 per kilogram.

Selain kebutuhan pokok, bazar juga menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XLII Dim 0721/Blora. Produk yang dipasarkan di antaranya aneka makanan ringan, telur bebek, jamu tradisional, serta buah-buahan.

Baca juga : Akhirnya Wakil Kepala BGN Copot Kepala Dapur dan Suspend Permanen SPPG Sukorejo 2 Blora

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, mengatakan, bazar murah tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Memang kami menjual di bawah harga pasar untuk membantu masyarakat sekitar Blora. Prinsipnya dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto.

Menurut Dandim, khusus komoditas beras, Kodim 0721/Blora berkolaborasi dengan Perum Bulog untuk menyediakan stok beras dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kami tidak mengambil selisih. Beras kami ambil dari Bulog, kemudian kami jual dengan harga di bawah pasar,” ujarnya.

Hal serupa diterapkan pada komoditas telur yang dijual dengan harga Rp22.000 per kilogram. Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar tersebut juga menjadi sarana untuk mendukung dan memperkenalkan produk UMKM.

Produk UMKM binaan Persit KCK Cabang XLII Dim 0721/Blora turut dipasarkan kepada masyarakat yang hadir.

Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menambahkan, bazar murah tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.

Sejumlah kegiatan lainnya juga telah disiapkan, termasuk kegiatan olahraga dan perlombaan.

“Untuk hari ini kami mengadakan bazar. Ke depan juga ada kegiatan lari, jalan santai dan padel,” katanya.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan berlangsung. Warga mendatangi halaman Makodim 0721/Blora untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam pelaksanaannya, Kodim 0721/Blora berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Bulog dan pihak terkait lainnya.

Baca juga : Pipa Utama PDAM Putus, Tujuh Ribu Pelanggan Dirugikan

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan stakeholder, Bulog, dan pihak lainnya. Harapannya kegiatan ini dapat membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam rangka HUT TNI,” pungkas Dandim. (Setyorini/KOM) 

Website : KLIK DISINI

 

Lanova Chandra Dorong Pembangunan Daerah Dari Berbagai Sektor dan Kawal Ekonomi dan Pangan Blora

INFOKU, BLORA – Wakil Ketua DPRD Blora dari Fraksi Gerindra, Lanova Chandra Tirtaka, mendorong penguatan sektor ekonomi produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

foto : IST

Sejumlah potensi daerah, mulai kehutanan, pertanian hingga minyak dan gas bumi (migas), menjadi perhatian.

Di sektor kehutanan, Lanova mendorong pengembangan program CSR Pupuk Indonesia untuk kawasan perhutanan sosial.

Baca juga : PAW Belum Jelas, KPU Blora Tunggu Usulan Demokrat

Program tersebut menyasar sekitar 2.000 hektare lahan yang tersebar di 11 desa dan melibatkan tiga Kelompok Tani Hutan (KTH).

Sekitar 4.000 petani ditargetkan memperoleh manfaat melalui pengembangan agroforestri.

Selain meningkatkan produktivitas lahan, program tersebut diarahkan untuk mendukung pemulihan fungsi kawasan hutan.

“Program ini direncanakan mulai kick-off pada September mendatang dengan nilai bantuan yang cukup besar. Targetnya sekitar 4.000 petani akan menerima manfaat,” ujarnya.

Lanova menegaskan, pengembangan kawasan hutan harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Baca juga : Setya Utama (PKB) Dilantik sebagai Anggota Antar Waktu DPRD Blora

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan pengembangan agroforestri sekaligus mengembalikan fungsi kawasan hutan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Tak hanya kehutanan, Lanova juga mendorong penguatan PT Blora Patra Energi (BPE) melalui kerja sama dengan PT Saka Energi Indonesia.

Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan peran BUMD dalam mengoptimalkan potensi migas daerah.

“Kita perlu mendorong transformasi BPE supaya lebih mandiri dan kuat. Dengan potensi migas yang dimiliki Blora, sudah saatnya BPE menjadi pemain besar di daerah sendiri dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah maupun kesejahteraan masyarakat,” katanya pada pers.

Sektor pangan juga menjadi perhatian. Produksi Gabah Kering Giling (GKG) Blora pada 2025 mencapai 530.818 ton.

Produksi beras sekitar 305.252 ton dan jagung 482.466 ton.

Menurut Lanova, potensi tersebut perlu diikuti kebijakan yang memperkuat posisi petani, terutama terkait akses pasar dan keberlanjutan produksi.

“Harapannya Kabupaten Blora bisa meningkatkan ketahanan pangan lebih baik lagi. Potensi yang ada harus terus dikembangkan dan dikelola bersama,” harapnya.

Baca juga : Akhirnya Wakil Kepala BGN Copot Kepala Dapur dan Suspend Permanen SPPG Sukorejo 2 Blora

Dia menilai, penguatan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta.

“Kerja DPRD tidak bisa sendiri. Harus ada komunikasi dan kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya. (Endah/IST

Website : KLIK DISINI

 

Sri Endahwati, a woman from Blora, was officially inaugurated as the leader of the Central Java ORI mass organization.

INFOKU, BLORA –The General Chairperson of the Central Indonesian People's Organization (ORI), Andi Gani Nena Weya, inaugurated the management of the Central Java Province ORI DPD in an event held in Semarang, Saturday (19/9/2026). 

photo: IST    

In the inauguration, Sri Endahwati, a woman from Blora who also served as the General Chairperson of HIPMI Blora, was entrusted to become the first chairperson of ORI Central Java Province.

Meanwhile, Central Java is also projected to become one of the pilot areas for ORI development in Indonesia.

Also read: Blora MPPA Demonstration, Urging MBG Not to Disturb Schools

The Central Java ORI management is filled by various elements of society, including young entrepreneurs, academics, religious figures, youth figures, and various other elements of society, including from various political parties.

On this occasion, Andi Gani Nena Weya said that ORI is a nationalist-based organization that accommodates various elements of society.

"ORI accommodates many elements of society, ranging from religious leaders, entrepreneurs, youth leaders, education figures, and various other community elements," said Andi Gani, who is also an Advisor to the Chief of Police.

He stated that ORI is currently continuing its organizational consolidation. ORI has established management teams in 18 provinces across Indonesia and aims to have them in all 38 provinces by March 2027.

In its development, ORI has a number of program focuses that will be implemented down to the regional level.

First, organizational consolidation down to the provincial and regional levels.

Second, advocacy for community social security, especially assisting the community in managing and accessing BPJS Health and BPJS Employment.

Also read: Blora Will Soon Have a State University, UNY Land Progress in Blora Regency Reaches 65 Percent

Third, ORI plans to establish a People's Legal Entity to provide assistance and advocacy to the community.

In addition, ORI also plans to establish an ORI Entrepreneurship Agency (Bawira ORI) at the central level which will later be developed to the regions.

Social movements are also part of ORI's activities, including providing social assistance to communities in need.

Attended by a Number of Officials

The inauguration of the DPD ORI of Central Java Province in Semarang was also attended by a number of officials and regional figures, including the Director of Intelligence and Security of the Central Java Regional Police, Senior Commissioner of Police Syahbuddin, the Commander of the Semarang Military District, Colonel Inf Proyo Habdoyo, the Deputy Mayor of Semarang, Iswar Aminuddin, officials from the Central Java Kesbangpol, and a number of officials at the provincial and Semarang City levels.

Also read: PDAM Main Pipe Breaks, Affecting Seven Thousand Customers

In this series of activities, assistance was also provided to residents in need and orphans in the city of Semarang.

With the inauguration of Sri Endahwati, affectionately known as Mbak Endah, as the first chair of the Central Java Regional Representative Council (DPD) of the Indonesian Religious Association (ORI), the Central Java leadership is expected to become an example of organizational development capable of bringing together various elements of society in social activities, advocacy, and community empowerment. (ADV) 

Click >>>> Original Website