Sunday, September 6, 2026

Baru Keluar Dari Penjara, Ketum Pemuda Pancasila Blora Beri Kartu Merah Kejari

INFOKU, BLORA – Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Blora Munaji, baru saja keluar dari balik jeruji besi langsung melontarkan kritik keras kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora. 

foto : IST   

Sebelumnya, munaji masuk bui karena kasus penipuan bernilai ratusan juta rupiah bersama istrinya, Wahyu Priyanti.

Tak tanggung-tanggung, kritik tersebut disimbolkan dengan kartu merah.

Munaji menilai masih ada sejumlah persoalan yang perlu dibenahi dalam penegakan hukum di Kabupaten Blora.

Baca juga : Terjerat Dugaan Kasus Penipuan, Ketua Pemuda Pancasila Blora Diringkus Polda Jateng

“Kalau kemarin ada aksi memberi kartu kuning, saya kasih kartu merah untuk Kejaksaan Negeri Blora,” tegas Munaji pada pers.

Menurutnya, pemberian kartu merah tersebut merupakan bentuk kritik terhadap kinerja aparat penegak hukum.

“Terutama dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih serta memberantas praktik tindak pidana korupsi (tipikor),” jelasnya.

Munaji juga menyinggung kondisi di lapangan yang dinilainya masih jauh dari harapan.

Dia mempertanyakan bagaimana upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih jika persoalan di tingkat bawah masih dibiarkan.

“Gimana sekarang di atas mau bersih, kalau di bawahnya semuanya kumuh seperti ini?” ujarnya.

Pernyataan Munaji itu disampaikan sekaligus menyambut pergantian pimpinan di Kejari Blora. Dia berharap Kajari yang baru mampu membawa angin perubahan dalam penegakan hukum di Kabupaten Blora.

Baca juga : Galian Fiber Optik Makin Jadi Sorotan, Akibatkan Dua Warga Blora Alami Laka Lantas

“Blora tidak butuh jaksa nakal, Blora tidak butuh jaksa ruwet. Semoga dengan Kajari yang baru semua bisa dievaluasi,” jelasnya.

Bagi Munaji, pergantian pucuk pimpinan Kejari Blora menjadi momentum untuk membuktikan bahwa penegakan hukum di Kota Samin benar-benar berjalan tanpa tebang pilih.

Kritik tersebut menjadi sorotan karena disampaikan secara terbuka dengan simbol kartu merah.

“Kami minta kejaksaan tidak sekadar tampil sebagai penonton, tetapi berani turun dan menyentuh persoalan yang selama ini menjadi sorotan publik,” jelasnya. (Endah/IST

Website : KLIK DISINI

 

Saturday, September 5, 2026

Galian Fiber Optik Makin Jadi Sorotan, Akibatkan Dua Warga Blora Alami Laka Lantas

INFOKU, BLORA – Sorotan makin tertuju pada pengerjaan jaringan fiber optik di sepanjang Jalan Nasional Blora-Cepu. 

foto : IST   

Dua warga dilaporkan mengalami kecelakaan di sekitar lokasi galian, bahkan salah satunya disebut mengalami patah tulang.

Manager Operasional Jateng-DIY PT Mora Republik Solihun mengaku baru mengetahui laporan tersebut, setelah berkomunikasi dengan pihak Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca juga : Ngeri.....Galian Optik Sepanjang Blora-Jepon Jadi Sorotan

“Kami akan mendatangi korban untuk memastikan kondisinya. Informasinya, ada yang mengalami patah tulang,” ujarnya pada  pers.

Dua kecelakaan itu terjadi di lokasi berbeda, yakni sekitar depan Terminal Blora dan depan Koramil.

Total panjang galian mencapai 12,3 kilometer dengan progres pekerjaan sekitar 75 persen.

Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi perusahaan.

PT Mora Republik berjanji akan mengecek vendor yang mengerjakan proyek di lapangan.

Baca juga : Aksi Jalan Mundur ke Kejari dan DPRD, Demo Soroti Dugaan Pemberian Uang di Proyek Sekolah Rakyat

“Kami akan mengevaluasi dan mengecek vendor yang terlibat agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.

Terkait sosialisasi tentang LLAJ, Solihun mengaku sebelumnya tidak mengetahui jika harus dilakukan sebelum pekerjaan dimulai. Pihaknya merasa telah mengurus perizinan kepada BPJN.

“Kami baru mengetahui adanya ketentuannya  sebelum pekerjaan berjalan. Sebelumnya, yang kami pahami perizinan ke BPJN sudah dilakukan,” katanya.

Dia menyebut, perizinan juga telah ditempuh dari tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Aktivitas tersebut turut memiliki retribusi yang dinilai berpotensi menambah PAD.

“Perizinan sudah kami tempuh dari kabupaten hingga nasional. Ada retribusi yang juga bisa memberikan kontribusi terhadap PAD,” ungkapnya.

Solihun menegaskan, proyek tersebut tidak menggunakan APBD Blora maupun anggaran pemerintah. Pembiayaan berasal dari PT Mora Republik.

“Seluruh anggaran berasal dari perusahaan, bukan APBD maupun anggaran pemerintah lainnya,” katanya.

Untuk pemulihan area galian, perusahaan telah membuat kesepakatan dengan vendor.

Baca juga : Oknum ASN Bantah Dugaan Pengkondisian Pemenang Tender Pembangunan Sekolah Rakyat

“Vendor kami wajib mengembalikan tanah yang sudah digali,” terangnya.

Sementara terkait kompensasi bagi rumah warga di sekitar jalur pekerjaan, Solihun mengaku sulit direalisasikan karena galian berada di tanah jalan nasional.

Jaringan fiber optik tersebut dibangun untuk mendukung pemerataan akses digital, termasuk layanan internet dan wifi bagi rumah warga.

Di tengah progres pekerjaan yang mencapai 75 persen, laporan kecelakaan menjadi catatan terkait keselamatan pengguna jalan, pengamanan galian, serta pemulihan area setelah pekerjaan selesai. (Endah/IST

Website : KLIK DISINI

 

Friday, September 4, 2026

Warga Sakit Kronis Jadi Prioritaskan Dinsos P3A Blora

INFOKU, BLORA – Pada pemberitaan sebelumnya, sejumlah peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Blora sempat dinonaktifkan. 

foto : IST    

Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) kini melakukan reaktivasi, dengan memprioritaskan warga yang membutuhkan pengobatan penyakit kronis.

Kepala Dinsos P3A Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi mengatakan, jumlah peserta PBI JK yang ditangani Pemkab Blora mencapai sekitar 371.994 orang.

Baca juga : Ada 6.250 Bansos di Kabupaten Blora Ditangguhkan, Terindikasi Judol

Sebagian peserta yang sebelumnya nonaktif telah diproses untuk diaktifkan kembali.

“Untuk peserta yang masih membutuhkan layanan kesehatan, kami bantu proses pengaktifannya kembali,” ujarnya pada pers.

Proses reaktivasi membutuhkan KTP, KK, serta surat keterangan sakit dari puskesmas atau dokter keluarga. Luluk mengatakan, penderita penyakit kronis dan warga dengan gangguan jiwa menjadi prioritas.

Hal tersebut untuk memastikan pengobatan tidak terkendala persoalan kepesertaan.

Baca juga : Wow .... Ada 1.026 Penerima Bansos Dicoret, Inilah Langkah Yang Akan Dilakukan Dinsos Blora

“Terutama warga yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan, kami prioritaskan,” jelasnya.

Dinsos juga berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan langsung di desa. Sebelumnya, pelayanan tersebut dilakukan di Desa Ngetas dan akan dilanjutkan ke desa lainnya.

“Pelayanan kami dekatkan ke masyarakat. Dinsos bersama BPJS Kesehatan turun langsung ke desa,” katanya.

Selain pemerintah daerah, penanganan PBI JK juga melibatkan sejumlah pihak. Dinsos menggandeng Baznas, organisasi masyarakat, rumah sakit swasta, dan dunia usaha.

Baznas meningkatkan bantuan dari sekitar 2 ribu menjadi 3 ribu penerima. NU membantu sekitar 250 penerima, sedangkan RS Permata sekitar 150 penerima.

“Kebutuhan masyarakat cukup besar. Karena itu, penanganannya harus dilakukan bersama melalui kolaborasi,” tegas Luluk.

Baca juga : 35 Ribu Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Inilah Solusi dari DPRD Blora

Dinsos juga membuka kesempatan bagi pihak swasta dan dunia usaha untuk ikut membantu.

Data calon penerima akan diverifikasi berdasarkan desil kesejahteraan agar bantuan lebih tepat sasaran. (Endah/IST

Website : KLIK DISINI

 

Thursday, September 3, 2026

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-81, Kejari Blora Gelar Ziarah di TMP Wira Bhakti

INFOKU, BLORA – Jajaran Kejaksaan Negeri Blora menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Wira Bhakti, Kabupaten Blora, pada Selasa (1/9/2026). 

Kegiatan khidmat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan.

Acara ziarah dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Khristiya Lutfiasandhi.

Baca juga : Dorong KDMP Miliki Arah Bisnis yang Jelas, Inilah Saran dari Komisi A DPRD Blora

“Kami sampaikan bahwa kegiatan hari ini dalam rangka peringatan Hari Lahir Kejaksaan yang ke-81 di tahun 2026, dimana ini merupakan satu dari beberapa rangkaian kegiatan yang telah kami laksanakan. Kemarin kami mengadakan kegiatan pengajian, serta dilanjutkan dalam satu hari itu juga kegiatan donor darah, dan hari ini kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, dilanjutkan nanti kegiatan untuk ke bakti sosial, serta pembagian air bersih, serta besok rangkaian kegiatan diakhiri dengan pelaksanaan kegiatan upacara Hari Lahir Kejaksaan ke-81 tahun 2026,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Khristiya Lutfiasandhi.

Kajari Blora Khristiya Lutfiasandhi menambahkan, Hari Lahir Kejaksaan mengandung makna yang sangat penting.

Baca juga : Ngeri.....Galian Optik Sepanjang Blora-Jepon Jadi Sorotan

“Jadi, Hari Lahir Kejaksaan mengandung makna yang sangat penting bagi kami, yang paling utama tentunya sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah, Khoirunnas anfauhum linnas, bermanfaat bagi orang lain,” ucapnya.

Kajari Blora Khristiya Lutfiasandhi juga berharap Kejaksaan Negeri Blora bisa bermanfaat memberikan edukasi yuridis, memberikan manfaat kepada masyarakat Blora pada umumnya, khususnya di jajaran Kejaksaan Republik Indonesia.(setyorini) 

Website : KLIK DISINI

 

Wednesday, September 2, 2026

Ada 6.250 Bansos di Kabupaten Blora Ditangguhkan, Terindikasi Judol

INFOKU, BLORA – Kurang lebih Sebanyak 6.250 penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Blora terdampak penangguhan karena terindikasi terkait aktivitas judi online (judol). 

Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora

Data tersebut mencakup penerima program keluarga harapan(PKH) dan bantuan pangan non tunai(BPNT).

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi pada pers mengatakan, penangguhan dilakukan berdasarkan data yang menunjukkan adanya indikasi transaksi terkait judi online.

Baca juga : Lho .... Didominasi Guru PPPK, Sebanyak 26 ASN Blora Ajukan Perceraian

Untuk keluarga penerima manfaat (KPM) yang bansosnya ditangguhkan karena terindikasi judol bisa melakukan sanggahan.

"Pihak desa nanti menandatangani sanggahan, kemudian pihak kabupaten memberi approval (persetujuan, red) untuk kita usulkan kembali," ujar Luluk.

Proses sanggahan, lanjut dia, bisa dilakukan melalui operator desa maupun datang langsung ke Dinsos P3A Blora.

Setelah sanggahan dilengkapi dan diverifikasi, usulan akan diteruskan ke Pusdatin dan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk diproses lebih lanjut.

Luluk menegaskan, penangguhan bansos bukan berarti bantuan tersebut berhenti selamanya.

Sepanjang warga masih memenuhi persyaratan dan bantuan masih dibutuhkan, dapat dilakukan pengusulan kembali melalui mekanisme yang tersedia.

Baca juga : Sebanyak 22 Desa di Todanan Blora Diserang Hama Tikus

"Jangan khawatir berhenti selamanya kalau bantuan masih dibutuhkan. Bisa lewat operator atau langsung ke Dinsos," tegasnya.

Terkait adanya penerima bansos yang mengaku tidak pernah bermain judol.

Luluk menyebut, pihaknya telah menemukan sejumlah kasus rekening bantuan digunakan untuk melakukan top up atau transaksi yang terindikasi berkaitan dengan judi online.

"Kami berharap masyarakat berhati-hati. Jangan sampai rekening untuk bantuan bansos digunakan untuk transaksi sejenis judi online," imbaunya.

Salah satu kasus yang telah ditindaklanjuti berada di Tambahrejo.

Menurut Luluk, warga tersebut telah mengajukan sanggahan disertai berita acara (BA) dan bukti penutupan rekening.

"Untuk warga Tambahrejo sudah kita tindak lanjuti. Orangnya sudah membuat sanggahan dan BA, serta bukti penutupan rekening. Kita approval dan teruskan ke Pusdatin dan Kemensos. Semoga bisa aktif kembali," jelasnya.

Baca juga : Ngeri.....Galian Optik Sepanjang Blora-Jepon Jadi Sorotan

Luluk berharap, proses verifikasi dapat mengembalikan bantuan bagi penerima yang memang masih memenuhi kriteria.

"Harapannya 6.250 itu bisa dipulihkan kembali," pungkasnya. (Endah/IST)

Website : KLIK DISINI