Monday, August 31, 2026

Lawan Darurat Narkoba! Blora Resmi Operasikan ULT P4GN

INFOKU, BLORA – Sebuah langkah monumental dalam perang melawan narkotika di Kabupaten Blora resmi dimulai, Jumat (28/8/2026). 

Unit Layanan Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (ULT P4GN) yang bertempat di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, kini secara resmi beroperasi.

Peresmian itu bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Blora yang selama ini dinanti.

Baca juga : Polres Blora Bentuk Kampung Tangguh Bersinar di Desa Karang

Peresmian tersebut dihadiri sederet pejabat penting, di antaranya Kepala Bagian Umum BNNP Jawa Tengah Wahyu Ratriyani, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah Kombes Pol. Henry Julius Pardomuan, Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Jamaluddin Ma'ruf, Koordinator Bidang Rehabilitasi sekaligus Sekretaris Unit ULT P4GN Sardiyanto, serta unsur Forkopimda Kabupaten Blora, kepala perangkat daerah, camat, pimpinan BUMD dan organisasi, Kepala Kelurahan Kunden, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Kehadiran mereka menunjukkan besarnya perhatian terhadap upaya pemberantasan narkotika di Blora.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Polisi Agus Rohmat, dalam sambutannya mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Blora.

Menurutnya, penandatanganan nota kesepakatan antara BNN Republik Indonesia dengan Pemkab Blora serta peresmian ULT P4GN bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menghadapi ancaman serius penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Baca juga : Inilah Desa di Blora yang Dibidik Jadi Kampung Bebas dari Narkoba Terbaik Jawa Tengah

"Penanganannya tidak dapat dilakukan oleh BNN semata, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, media, serta seluruh lapisan masyarakat," ujarnya dengan tegas.

Dia berharap keberadaan ULT P4GN dapat memperkuat koordinasi, sinkronisasi program, pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan berbagai program P4GN secara terpadu dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menyampaikan bahwa peresmian ULT P4GN merupakan momentum penting bagi Kabupaten Blora dalam memperkuat komitmen melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.

"Launching ULT P4GN bukan sekadar peresmian sebuah kantor atau unit layanan, tetapi merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Blora," katanya.

Baca juga Kapolres Blora Canangkan Kampung Bersih Narkoba di Kelurahan Kauman

Dia menjelaskan, keberadaan ULT P4GN menjadi embrio dan langkah awal menuju terbentuknya BNNK Blora yang selama ini menjadi cita-cita bersama.(Setyorini) 

Website : KLIK DISINI

 

Omzet KDKMP Belum Maksimal, Ada Gerai di Blora Hanya Raup Rp 6 Ribu Per Hari

INFOKU, BLORA – Memang omzet gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Blora belum stabil. 

Kondisi gerai KDMP Blungun Kecamatan Jepon foto : IST   

Di tengah operasional puluhan gerai, terdapat KDKMP yang omzet hariannya bahkan hanya sekitar Rp 6 ribu.

Pasiter Kodim 0721/Blora Kapten Inf. Maningsun mengatakan, omzet setiap gerai berbeda-beda, yakni rerata per hari omzetnya sekitar Rp 1,2 juta.

Baca juga : 55 Koperasi Merah Putih di Blora Diresmikan Serentak oleh Presiden Prabowo

“Naik turun, tergantung barang yang tersedia,” ujarnya pada pers.

Dari 55 KDKMP di Kabupaten Blora telah melakukan transaksi sejak mengikuti launching serentak pada 16 Mei 2026.

Kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, hingga LPG subsidi menjadi barang yang paling banyak dicari masyarakat.

Maningsun juga menyayangkan pengisian stok barang yang sampai sekarang masih jadi kendala.

Ketika barang menipis atau habis, laporan diteruskan kepada pihak terkait agar segera dilakukan pengisian kembali.

“Harapannya bisa segera diisi ataupun dikirim,” jelasnya.

Kondisi tersebut dirasakan KDMP Blungun. Asisten Manajer KDMP Blungun Ahmad Ryanto mengungkapkan pada pers, omzet gerainya mengalami penurunan drastis dalam dua bulan terakhir.

“Saat ini menurun drastis. Per hari maksimal hanya bisa mengantongi Rp 200 ribu, bahkan pernah Rp 6 ribu,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, penurunan omzet terjadi karena sejumlah barang subsidi sudah habis dan hingga kini belum kembali disuplai.

Kondisi tersebut membuat aktivitas penjualan di gerai ikut terdampak.

Baca juga : Wakil Panglima TNI Tinjau Operasional Koperasi Merah Putih di Blora

“Menurun karena banyak barang yang sampai sekarang belum disuplai lagi sama Agrinas,” katanya.

Di sisi lain, Ahmad mengatakan, dirinya telah menerima gaji selama tiga bulan.

Pada bulan pertama sebesar Rp 500 ribu, kemudian bulan kedua dan ketiga masing-masing Rp 1,9 juta. (Endah/IST

Website : KLIK DISINI

 

Combating the Drug Emergency! Blora Officially Operates ULT P4GN

INFOKU, BLORA –A monumental step in the war against narcotics in Blora Regency officially began, Friday (28/8/2026). 

The Integrated Service Unit for the Prevention, Eradication, Abuse and Illicit Trafficking of Narcotics (ULT P4GN) located on Jalan Tentara Pelajar, Kunden Village, Blora District, is now officially operational.

The inauguration was not just a ceremony, but the beginning of the long-awaited formation of the Blora Regency National Narcotics Agency (BNNK).

Also read: Blora Police Form Shining Resilient Village in Karan Village

The inauguration was attended by a number of important officials, including the Head of General Affairs of the Central Java BNNP Wahyu Ratriyani , Head of the Eradication Division of the Central Java BNNP Kombes Pol. Henry Julius Pardomuan, Coordinator of Prevention and Community Empowerment Jamaluddin Ma'ruf, Coordinator of Rehabilitation and Secretary of the ULT P4GN Unit Sardiyanto, as well as elements of the Forkopimda of Blora Regency, heads of regional apparatus, sub-district heads, heads of BUMD and organizations, Head of Kunden Village, religious leaders, and community leaders.

Their presence shows the great attention paid to efforts to eradicate narcotics in Blora.

Head of the Central Java Province BNN, Police Brigadier General Agus Rohmat, in his remarks appreciated the commitment of the Blora Regency Government.

According to him, the signing of the memorandum of understanding between the Republic of Indonesia's National Narcotics Agency (BNN) and the Blora Regency Government and the inauguration of the ULT P4GN is not merely a formality, but rather a form of joint commitment to addressing the serious threat of narcotics abuse and illicit trafficking.

Also read  : This is the Village in Blora that is Targeted to Become the Best Drug-Free Village in Central Java

"This cannot be handled by the BNN alone, but requires collaboration from all stakeholders, including local governments, law enforcement officials, the education sector, the business world, the media, and all levels of society," he said firmly.

He hopes that the existence of ULT P4GN can strengthen coordination, program synchronization, data and information exchange, increase human resource capacity, and implement various P4GN programs in an integrated and sustainable manner.

Meanwhile, Deputy Regent of Blora Sri Setyorini said that the inauguration of the ULT P4GN was an important momentum for Blora Regency in strengthening its commitment to protecting the community, especially the younger generation, from the dangers of narcotics.

"The launch of ULT P4GN is not just the inauguration of an office or service unit, but a concrete manifestation of the Blora Regency Government's commitment to supporting efforts to prevent and eradicate drug abuse and illicit trafficking in the Blora Regency area," he said.

Also read  Blora Police Chief Launches Drug-Free Village in Kauman Subdistrict

He explained that the existence of the ULT P4GN is the embryo and initial step towards the formation of the Blora BNNK, which has long been a shared goal. (Setyorini) 

Click >>>> Original Website

 

Sunday, August 30, 2026

Disinilah Tempat Pusaka Kerajaan Pajang Yang Masih Tersembunyi Sampai Sekarang, Sebuah Misteri

INFOKU, BLORA - Nyi Rondho Kuning adalah seorang tokoh wanita yang dikaitkan dengan sejarah Kerajaan Pajang, khususnya dalam konteks pencarian pusaka kerajaannya. 

Punden Nyi Rondo Kuning

Setelah runtuhnya Kerajaan Pajang dan berdirinya Kerajaan Demak di bawah Sultan Hadiwijaya (Jaka Tingkir).

Pada masa itu, terjadi perselisihan dan gejolak politik, termasuk hilangnya beberapa pusaka penting kerajaan.

Untuk memperkuat kekuasaan dan stabilitas kerajaan, Sultan Hadiwijaya atau para pengikutnya berusaha mencari pusaka-pusaka yang hilang tersebut.

Baca juga : Sisi Misteri Kantor Bupati Blora - Ditemani 3 Perawan Cantik dan Makelar Jodoh

Di tengah pencarian inilah muncul sosok Nyi Rondho Kuning.

Dia digambarkan sebagai seorang janda (rondo) yang sakti, cantik, dan memiliki pengaruh di wilayah Jiken, Blora.

Beberapa versi menyebutkan dia adalah keturunan dari tokoh penting di masa lalu atau memiliki hubungan dengan kekuatan supranatural setempat.

Baca juga : Cerita Rakyat : Sendang Jetak Wanger, Beri Kesembuhan dan Bayi Putih

Dia bisa menjadi sosok yang membantu atau justru menghalangi pencarian pusaka, tergantung pada versi cerita yang dituturkan.

Konon, dia memiliki pengetahuan atau bahkan menyimpan salah satu pusaka yang dicari.

Baca juga : Sendang Bangeran Berawal dari Kayu Jati di Tancapkan oleh Sunan Kalijaga

Menurut Legenda Nyi Rondho Kuning yang akhirnya "moksa" atau menghilang secara misterius di suatu tempat, yang kemudian menjadi lokasi keramat atau petilasan yang diziarahi hingga kini di daerah Blora.

Namun ada sebagian masyarakat yang percaya, sampai saat ini masih ada senjata peninggalan Pusaka Pajang yang masih tersembunyi di bumi Blora. (Roes/Diolah dari sumber istimewa

Website : KLIK DISINI

 

Saturday, August 29, 2026

쥐가 블로라 토다난의 22개 마을을 감염시켰습니다.

 Bahasa asli :Korea

인포쿠, 블로라 –토다난 지역의 쥐떼 창궐이 점점 더 심각해지고 있다는 것은 참으로 비극적인 일입니다. 

이 해충은 벼뿐만 아니라 옥수수, 사탕수수, 오이, 토마토, 고추도 공격합니다.

그 결과, 일부 농부들은 또다시 손실을 볼까 봐 걱정되어 벼를 심지 않기로 했습니다.

관련 기사: 블로라 지역 300헥타르 농지, 저수지 고갈로 작물 흉작 위기 직면

토다난 지역 25개 마을 중 최소 22개 마을이 쥐떼의 침입으로 피해를 입었습니다. 이전에는 비교적 안전했던 드링고, 구눙안, 카젠안 마을에서도 쥐떼 침입이 시작되었습니다.

Karanganyar 마을의 농부 Saifuddin은 공격이 2024년 말에 시작되었다고 말했습니다.

하지만 인구 증가가 심화되면서 작물 흉작을 초래하고 있습니다.

"지금은 작물이 하나도 없습니다. 작년에 몇몇 사람들이 작물을 심었지만 모두 사라졌습니다. 사탕수수도 수확할 수 없고, 쌀도 마찬가지입니다."라고 그는 언론에 말했다.

그에 따르면 쥐는 식물이 씨앗일 때부터 공격한다. 벼의 경우, 쥐는 줄기가 쓰러질 때까지 갉아먹는다.

한편, 옥수수는 어릴 때부터 먹고, 열매가 맺히면 옥수수대만 남겨둡니다. 사탕수수도 마찬가지로 아랫부분부터 먹어서 쓰러질 때까지 먹습니다.

관련 기사: 깨끗한 물 지원 수요 증가, 블로라 지역 188개 마을 가뭄 피해

"쥐약, 덫, 비닐 울타리, 야간 감시, 심지어 올빼미 집 짓기까지 다양한 방법을 시도해 봤지만, 결과는 만족스럽지 못했습니다."라고 그는 말했다.

그는 또한 이러한 문제 때문에 일부 농부들이 다른 직업을 찾기 시작했다고 말했습니다.

일부는 모래 채취꾼이나 육체노동자로 일합니다. 젊은 직업학교 졸업생을 포함한 일부 주민들은 광업 분야에서 일하기 위해 수마트라와 칼리만탄으로 이주하기도 합니다.

"2년 동안 작물을 심었지만 수확을 전혀 하지 못했습니다. 초기 투자금도 회수하지 못했고, 쥐떼의 피해는 물론 비료 비용까지 생각하면 정말 막대합니다."라고 아리프는 말했다.

별도의 장소에서 DP4 책임자인 블로라 은갈리만은 토다난 지역의 쥐 개체 수가 증가했음을 확인했습니다.

그에 따르면, 농작물 재배를 촉진하는 우기철의 조건 덕분에 쥐들은 연중 내내 먹이를 구할 수 있다고 합니다.

"지난 우기는 농작물 재배에 좋았습니다. 그래서 먹이가 풍부해서 쥐들이 계속 번식했죠."라고 그는 설명했다.

그는 자신의 당이 농민 단체들과 합동으로 방제 작업을 실시하고 살충제를 준비했다고 인정했다.

"게다가 장기적인 통제 방안으로 부엉이 사육장도 조성되었습니다."라고 그는 말했다.

관련 기사: 블로라 경찰서장, 수원지 물 찾기 위해 "밀랑 코리 마을 탐방"

토다난 농업지도 담당자 헤리는 먹이 부족으로 인해 쥐들이 산림 지역에서 논으로 이동했을 것으로 추측합니다.

건기 동안 쥐들은 물 주변에 모이는 경향이 있습니다.

"옥수수가 숲에서 사라지고, 해충들이 논으로 이동한 것으로 보입니다. 이것이 대규모 공격의 원인입니다."라고 그는 결론지었다. (엔다/ IST ) 

Click >>>> Original Website