Wednesday, August 5, 2026

Imbas Pembangunan Gedung Molor, Siswa SR Blora Ngungsi di Rembang

INFOKU, BLORAAkibat molornya pembangunan gedung Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora di Kecamatan Cepu, 30 siswa angkatan kedua belum bisa menempati sekolah yang dipersiapkan di Blora. 

Untuk sementara harus belajar di Sekolah Rakyat Rembang.

Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, keterlambatan penyelesaian pembangunan gedung membuat aktivitas belajar mengajar belum dapat dilaksanakan di Cepu.

Karena itu, Pemkab Blora memutuskan menitipkan sementara para siswa di Sekolah Rakyat Rembang.

“Setelah pembangunan selesai, seluruh siswa akan kembali ke Blora dan menempati gedung baru di Cepu,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat menjadi kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terbebani biaya. Karena itu, para siswa diminta menjaga kepercayaan yang diberikan pemerintah.

Menurut Arief, seluruh siswa akan menjalani pendidikan berasrama dengan aturan disiplin yang ketat. Seluruh kebutuhan pendidikan, tempat tinggal hingga konsumsi telah ditanggung pemerintah sehingga peserta didik diminta fokus menempuh pendidikan.

Pemkab Blora juga berkomitmen mengawal penyelesaian pembangunan gedung SRMA 18 Blora agar dapat segera digunakan. Bahkan, pemerintah daerah akan mengusulkan penambahan kuota siswa kepada pemerintah pusat pada tahun-tahun mendatang.(Endah) 


No comments:

Post a Comment